Rapat Pengelolaan Jurnal JTM: Penguatan Tata Kelola dan Komitmen Menuju Akreditasi Lebih Baik

Pada Kamis, 20 November 2025, Jurusan Teknik Mesin Universitas Lampung mengadakan rapat dengan tema Pengelolaan Jurnal JTM yang berlangsung di Ruang Sekretaris Jurusan. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 hingga 11.45 WIB ini dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan Ahmad Suudi, S.T., M.T. dan dihadiri oleh para pengelola Jurnal Mechanical serta Jurnal FEMA.
Dalam pembukaan, Ketua Jurusan menegaskan bahwa kedua jurnal tersebut lahir di lingkungan JTM dan menjadi bagian penting dari upaya peningkatan reputasi akademik jurusan. Meskipun proses pembinaan dan pendanaan saat ini berada di bawah LPPM, koordinasi berkala antara pengelola jurnal dan jurusan dianggap sangat penting agar arah pengembangan jurnal tetap selaras dengan visi JTM.

Pembahasan kemudian menyoroti kondisi terkini pengelolaan jurnal. Prof. Badar menjelaskan bahwa sejak dirinya menjadi chief editor pada 2022, publikasi berjalan rutin, namun upaya akreditasi masih belum berhasil. Kendala utama adalah dokumentasi proses review yang belum memadai serta hambatan teknis akibat migrasi dari OJS 2 ke OJS 3 yang menyebabkan jurnal tidak dapat diakses oleh asesor. Saat ini, sebagian besar pengelola masih berfokus pada penyuntingan tata letak, sehingga diperlukan penguatan tim terutama pada aspek manajerial dan editorial.
Pak Yudi selaku chief editor Jurnal FEMA menambahkan bahwa beberapa kendala teknis dapat diselesaikan dengan koordinasi langsung bersama LPPM, khususnya dengan Pak Gigih. Sementara itu, Pak Riszal selaku manager Jurnal Mechanical menyampaikan bahwa Jurnal Mechanical sebelumnya pernah memperoleh akreditasi Sinta 4, namun sempat mengalami discontinue. Upaya reakreditasi telah berjalan cukup panjang, namun masih terkendala oleh isu DOI not deposited pada sejumlah artikel serta penyesuaian dokumen etik. Perbaikan-perbaikan telah dilakukan, dan tim jurnal bertekad untuk kembali mencapai akreditasi Sinta 4 sebagai target paling realistis saat ini.
Rapat juga menekankan pentingnya stabilitas tim pengelola jurnal agar proses bisnis dapat dipahami dan dijalankan dengan baik. Komunikasi intensif dengan pihak LPPM, khususnya terkait pembenahan sistem email OJS dan penataan ulang administrator, dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola jurnal.

Sebagai tindak lanjut, telah disepakati bahwa tim jurnal JTM akan melakukan pertemuan dengan Pak Gigih pada hari Selasa pekan berikutnya. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk mempercepat perbaikan sistem dan memantapkan langkah Jurnal Mechanical serta Jurnal FEMA menuju akreditasi yang lebih baik (Yah/SDi)
