Tim PKKM Unit Bina Desa Melakukan Survei Ke Desa Binaan

Tim PKKM Unit Bina Desa

Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui berbagai kegiatan inovatif dan kreatif. Salah satu kegiatan unggulan dalam PKKM adalah Bina Desa, di mana mahasiswa dilibatkan dalam upaya pemberdayaan masyarakat desa dengan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah mereka pelajari. Melalui Bina Desa, mahasiswa bekerja sama dengan masyarakat untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai masalah lokal, seperti peningkatan produktivitas pertanian, akses terhadap layanan kesehatan, peningkatan kualitas pendidikan, dan pengembangan ekonomi desa. Program ini tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kemampuan praktis mahasiswa, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas lokal.

Program Studi S1 Teknik Mesin Universitas Lampung (Unila) telah menerima hibah dari Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM), yang mendukung berbagai inisiatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi sosial. Salah satu program unggulan dari hibah ini adalah Bina Desa, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk memulai program ini, tim dosen dari Prodi S1 Teknik Mesin Unila dipimpin oleh Bapak Agus Sugiri, S.T., M.Eng selaku Ketua Tim Bina Desa melakukan survei awal ke dua calon desa binaan, yaitu Desa Pesawaran Indah di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Dalam rombongan tim juga didampingi oleh Bapak Dr. M. Irsyad, M.T. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama, kemudian Bapak Dr. Martinus, S.T., M.Sc. selaku Ketua Program Studi S1 Teknik Mesin Unila. Kunjungan diterima dengan hangat oleh Bapak Muharyanto selaku Kepala Desa Pesawaran Indah dan perangkat desa lainnya. Sedangkan tim dosen yang melakukan survei ke Desa Maja Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan adalah Prof Sugianto, M.T. dan Ir. Tarkono, M.T. Sama dengan di desa Pesawaran Indah, tim dosen desa Maja juga disambuat hangat dan ramah oleh Kepala Desa Maja Bapak Arlizon, S.H. didampingi Sekretaris Desa Bapak Ahmad Yadi, S.E. dan sejumlah perangkat desa lainnya. Survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi di kedua desa tersebut, serta menjalin komunikasi awal dengan masyarakat setempat. Melalui Bina Desa, diharapkan kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dapat menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk berbagai permasalahan lokal.

Foto bersama Perangkat Desa Pesawaran Indah
Foto Bersama Perangkat Desa Maja Kalianda

Salah satu tujuan survei yang dilakukan oleh tim dosen Prodi S1 Teknik Mesin Universitas Lampung (Unila) ke Desa Pesawaran Indah, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, adalah untuk mengevaluasi potensi sungai setempat dalam penerapan teknologi pembangkit listrik mikro hidro. Survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi aliran air, topografi, serta infrastruktur yang ada di sekitar sungai guna menentukan kelayakan dan efisiensi pemasangan pembangkit listrik mikro hidro. Teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi energi terbarukan yang ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan ketersediaan listrik bagi masyarakat desa. Dengan demikian, program ini tidak hanya berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat, tetapi juga mendukung pengembangan teknologi hijau dan keberlanjutan lingkungan di daerah tersebut. Gambar berikut memperlihatkan potensi sungai untuk penerapan mikro hidro.

topografi desa Pesawaran Indah

Hasil survei yang dilakukan oleh tim dosen Prodi S1 Teknik Mesin Universitas Lampung (Unila) ke Desa Pesawaran Indah di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, serta Desa Maja di Kabupaten Lampung Selatan, menunjukkan potensi yang besar untuk pengembangan program Bina Desa, khususnya dalam penerapan teknologi pembangkit listrik mikro hidro. Tim berhasil mengidentifikasi beberapa lokasi strategis dengan aliran air yang cukup stabil dan infrastruktur yang memungkinkan untuk pemasangan sistem mikro hidro. Selain itu, survei ini juga berhasil menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat, yang menyambut positif inisiatif ini dan siap berkolaborasi dalam pelaksanaannya. Dengan hasil yang menggembirakan ini, Prodi S1 Teknik Mesin Unila optimis bahwa program Bina Desa dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, serta mendukung penerapan teknologi berkelanjutan yang ramah lingkungan.