“Solusi Irigasi Berkelanjutan: Pelatihan Pembuatan Pompa Tanpa Motor untuk Mendukung Pertanian di Dusun Curup Negeri Sakti”

Dalam upaya mendukung masyarakat petani di Dusun Curup, Desa Banjar Negeri, Kabupaten Pesawaran, Tim Pengabdian yang dipimpin oleh Jorfri Boike Sinaga, S.T., M.T., dengan anggota Ahmad Suudi, S.T., M.T., dan Ahmad Yonanda, S.T., M.T., mengadakan pelatihan bertema “Pembuatan dan Penerapan Pompa Tanpa Motor (Hydraulic Ram Pump) untuk Membantu Irigasi Areal Pertanian Masyarakat”. Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Prodi S1 Teknik Mesin, David Sinaga (NPM 2015021078), serta didukung oleh teknisi Sugiman, yang berperan penting dalam transfer ilmu praktis kepada masyarakat.

Latar belakang kegiatan ini adalah keterbatasan sumber air bagi lahan pertanian setempat yang mengandalkan curah hujan, terutama di musim kemarau yang menyebabkan kekeringan dan penurunan produktivitas pertanian. Dusun Curup sebenarnya dekat dengan aliran Kali Fila, namun posisi sungai yang berada lebih rendah dari areal pertanian menjadi tantangan bagi petani untuk mengalirkan air secara langsung. Ditambah lagi, biaya energi untuk penggunaan pompa bermotor cukup tinggi dan memberatkan bagi masyarakat.

Kondisi potensi sumber air dan lokasi perkebunan warga

Pelatihan ini memberikan solusi yang terjangkau dan berkelanjutan melalui teknologi pompa tanpa motor (hydraulic ram pump) yang mampu mengalirkan air dari sungai ke lahan pertanian tanpa membutuhkan energi listrik atau bahan bakar. Para peserta diberikan pemahaman dasar mengenai prinsip kerja pompa yang memanfaatkan energi dari aliran air itu sendiri, dilanjutkan dengan praktek pembuatan dan pemasangan pompa di lokasi sungai.

Penjelasan Materi Pengabdian

Antusiasme masyarakat sangat terasa saat mengikuti sesi-sesi pelatihan. Mereka tampak bersemangat, terutama karena solusi ini sangat sesuai dengan kondisi mereka yang tidak ingin terbebani oleh biaya operasional tambahan. Beberapa peserta bahkan menyampaikan rasa optimisme mereka, berharap bahwa dengan penerapan pompa ini, produksi pertanian akan meningkat dan mereka tidak lagi mengalami kekurangan air pada musim kemarau.

Antusiasme peserta mengikuti acara kegiatan pengabdian

Dalam sesi praktik, para petani dengan tekun mengamati teknisi Sugiman dan mahasiswa David Sinaga yang dengan telaten menjelaskan setiap langkah. Suasana semakin hidup ketika para peserta diberi kesempatan langsung untuk merakit pompa dan melihat sendiri bagaimana air dapat mengalir naik ke lahan mereka. Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para peserta menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai perawatan dan efisiensi pompa dalam jangka panjang.

Sesi praktik dengan para peserta pengabdian.

Berdasarkan kegiatan yang dilakukan, dapat dilihat bahwa antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan sikap masyarakat yang serius dan banyak mengajukan pertanyaan saat pelaksanaan pemberian materi teori dan praktek tentang pembuatan, pemasangan, dan perawatan pompa tanpa motor (hydram pump). Karena ini memberikan informasi bagi masyarakat bahwa ada pompa yang dapat bekerja tanpa menggunakan motor diesel atau motor listrik. Dan masyarakat berniat ingin mengaplikasikan penggunaan pompa ini untuk membantu irigasi pertanian mereka, dengan tetap
meminta bantuan bimbingan dari tim pelaksana Fakultas Teknik UNILA dalam pembuatan dan pengoperasiannya di lapangan.

Dengan berakhirnya kegiatan pelatihan ini, diharapkan para petani di Dusun Curup dapat menerapkan teknologi pompa tanpa motor (hydraulic ram pump) secara mandiri untuk mendukung sistem irigasi pertanian mereka. Solusi irigasi ini tidak hanya memberikan akses air yang lebih mudah di musim kemarau, tetapi juga memungkinkan peningkatan produktivitas lahan tanpa tambahan biaya energi. Antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat selama pelatihan ini mencerminkan harapan besar mereka terhadap teknologi sederhana namun efektif ini. Semoga inovasi ini menjadi langkah awal menuju kemandirian dan keberlanjutan pertanian di wilayah Dusun Curup, sehingga kesejahteraan masyarakat setempat pun dapat meningkat seiring waktu. (JBs/SDi)

Berikut video kegiatan pengabdiannya :