Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Amrizal dan Prof. Ir. Gusri Akhyar Ibrahim: Kebanggaan Teknik Mesin Unila

Pada Senin, 2 Desember 2024, Rektor Universitas Lampung (Unila) mengukuhkan Prof. Dr. Amrizal, S.T., M.T. sebagai Guru Besar dalam bidang kepakaran Rekayasa Energi Terbarukan dan Teknik Energi Surya. Acara yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Unila ini menjadi momen penting bagi Departemen Teknik Mesin Unila. Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul Karakterisasi Model Quasi-Dynamic Kolektor Surya Hybrid PF/T Berdasarkan Konsep Aliran Piston: Pengembangan Energi Terbarukan, Prof. Amrizal menekankan pentingnya efisiensi sistem energi surya hybrid dalam mendukung transisi energi terbarukan. Beliau menjelaskan bahwa pengembangan model Quasi-Dynamic yang berbasis konsep aliran piston dapat meningkatkan kinerja kolektor surya dengan optimalisasi distribusi panas dan efisiensi termal. Penelitian ini memberikan solusi inovatif untuk pemanfaatan energi surya di Indonesia, sebuah langkah konkret menuju pengurangan ketergantungan pada energi fosil.

Seminggu kemudian, pada Senin, 9 Desember 2024, giliran Prof. Ir. Gusri Akhyar Ibrahim, S.T., M.T., Ph.D. yang dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Teknik Manufaktur Mesin – Proses Permesinan. Dalam orasi ilmiahnya bertajuk Pembuatan Baut Ulir Implan Tulang Kortikal Ti-6Al-4V Extra Low Interstitial, Prof. Gusri membahas peran penting material titanium dalam dunia biomedik dan industri penerbangan. Beliau menjelaskan bahwa titanium memiliki keunggulan luar biasa seperti kekuatan tinggi, ketahanan korosi, dan kompatibilitas biologis, namun juga menghadirkan tantangan besar dalam proses pemesinan karena sifatnya yang sulit dipotong. Untuk itu, diperlukan teknik pemesinan yang presisi dengan pemilihan parameter dan alat potong yang optimal, penggunaan pelumas berkualitas tinggi, serta strategi pemotongan yang efektif untuk mengurangi kerusakan komponen. Penelitian ini membuka peluang besar dalam pengembangan teknologi implan yang presisi dan tahan lama.

Pengukuhan dua profesor ini menjadi momen berharga bagi Departemen Teknik Mesin Unila. Dalam sambutannya, Kedua Guru Besar Mesin ini juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan karier dan prestasinya. Dengan bertambahnya dua Guru Besar ini, Teknik Mesin Unila sekarang memiliki total 5 Guru Besar, dan diharapkan Departemen Teknik Mesin Unila semakin maju dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama dalam energi terbarukan dan manufaktur modern. Prestasi ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan dosen untuk terus berinovasi demi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Sebagai institusi yang terus berkembang, Unila memiliki peluang besar untuk menjadi pusat unggulan dalam penelitian dan pendidikan teknik. Dengan kepakaran dan dedikasi para profesor baru ini, masa depan yang cerah untuk Departemen Teknik Mesin Unila semakin dekat, memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan global di bidang teknik energi dan manufaktur. WELCOME TO THE CLUB PROF ! (SDi)
